Mau Divaksinasi? Ini Bedanya Vaksin Sinovac, Astrazeneca, Dan Sinopharm

Hal ini juga sangat umum terjadi pada pemberian vaksin yang lainnya. Sinovac merupakan vaksin Covid-19 yang diproduksi oleh Sinovac Biotech, sebuah perusahaan farmasi di Beijing, China. Perusahaan ini berfokus pada pengembangan dan pembuatan vaksin untuk penyakit menular. Dilansir dari akun Instagram @transmart_ind, program vaksinasi Sinovac gratis tersebut berlaku untuk pemegang semua KTP nasional dan yang sudah berusia 18 tahun ke atas. Vaksinasi Sinovac gratis tersebut berlaku untuk pengunjung Transmarta dengan KTP nasional dan berusia 18 tahun ke atas. Saat ini, vaksinasi sudah memasuki tahap ketiga yang menyasar masyarakat umum.

Mal dibuka sampai pukul 20.00 dengan maksimal kapasitas 50 persen selama penerapan PPKM di luar Jawa-Bali yang berlaku mulai 24 Agustus hingga 6 September 2021. Vaksin COVID-19 Sinovac memiliki dosis zero,5 ml per penyuntikan, dengan jarak penyuntikan pertama hingga kedua 28 hari pada dewasa berusia tahun. Baru-baru ini, vaksin Sinovac mendapat izin penggunaan darurat dari WHO. Artinya, Sinovac dinilai memenuhi standar persyaratan internasional terkait mutu dan keamanannya.

Tidak jelas apakah pekerja disaring secara seragam untuk mendeteksi pembawa asimtomatik. Hasilnya menunjukkan vaksin buatan perusahaan China ini dikatakan berhasil memberantas Covid-19 di antara petugas kesehatan di Tanah Air. Vaksin Covid-19 buatan perusahaan biteknologi asal China, Sinovac ini dikembangkan dengan teknologi vaksin, inactivated virus atau virus utuh dari SARS-CoV-2, penyebab Covid-19, yang sudah dimatikan. Dan, SAGE menyebut bahwa vaksin COVID-19 Sinovac tidak direkomendasikan untuk orang berumur kurang dari 18 tahun, menunggu hasil penelitian lebih lanjut pada kelompok usia tersebut. “Langsung daftarkan diri kamu dan keluarga kamu, total maksimal peserta four orang untuk sekali daftar. Pilih jumlah information yang didaftarkan untuk mendapatkan vaksin GRATIS,” tulis @transmart_id. Dari ketiga jenis vaksin Corona yang digunakan di Indonesia, ini daftar efikasi hingga efek sampingnya.

Akan tetapi, Indonesia belum melaporkan wabah besar apa pun yang disebabkan oleh varian yang dikhawatirkan. SAGE menekankan telah menilai information kualitas, keamanan, dan kemanjuran vaksin Sinovac secara menyeluruh dan telah merekomendasikan penggunaan untuk orang berumur 18 tahun ke atas. Berdasarkan hasil uji klinis, Badan Pengawas Obat dan Makanan menyatakan efikasi Sinovac sebesar sixty five,3 persen. Vaksin AstraZeneca menjadi populer lantaran efek samping pembekuan darah yang menghantui masyarakat. Sedangkan vaksin Sinovac merupakan vaksin yang pertama kali datang ke Indonesia, dengan efek samping yang tidak serius. Hasil tersebut luar biasa mengingat efektivitasnya melampaui apa yang diukur dalam berbagai uji klinis.

SAGE, mengatakan, tidak dapat membandingkan vaksin secara langsung karena perbedaan pendekatan yang diambil dalam merancang studi masing-masing. Akan tetapi ketika pemberian dosis kedua tertunda hingga lebih dari empat minggu atau sebulan, itu harus diberikan sesegera mungkin. Jika dosis kedua diberikan kurang dari dua minggu setelah dosis pertama, tidak perlu diulang. Data yang tersedia tentang vaksin Sinovac untuk wanita hamil tidak cukup untuk menilai kemanjuran atau kemungkinan risiko terkait vaksin pada kehamilan.